Pada hari minggu, 1 november kemarin Indo Prix diadakan di Binuang pada sirkuit Balipat. Nah saya dapat ID CARD dari teman saya yang bernama Kiki sebagai Pit Crew.
Suatu pengalaman pertama saya nonton balap berada di paddock bersama pembalap, yang akan berlaga. Sebelum berangkat saya membawa bekal 1 kotak gery chocolatos dan bekal makan siangnya adalah tempura. Yang paling penting adalah payung. Syarat penting bagi penonton bukan kelas VIP apabila pergi nonton. Awalnya sih saya kira Kiki bercanda menyuruh saya membawa payung setelah saya sampai di TKP wiih luar biasa panasnya bro. Untung saja saya bawa payung kalo gak bisa gosong nih kulit seperti terbakar FIRE.
Saat sampai disirkuit dengan santai Kiki memamerkan ID CARD “Pit Crew mas” katanya kepada penjaga Tiket mereka pun langsung engeh-engeh saja dan kami pun langsung nyelonong masuk. Awalnya saya melihat tribun megah VIP dan kepingin masuk kesana. Setelah saya lihat ada gambar ID CARD yang boleh masuk, ternyata lambang Pit Crew dicoret. Wah emang nasib Pit Crew aja gak boleh masuk hekekekek ^_^. Yo wes dah saya langsung saja masuk paddock ternyata disana ada petugas yang bertugas melubangi ID CARD kami dan memberi stempel, yang berarti kami asli boleh kesana.
Setelah itu saya melihat aktivitas para Pit Crew yang sibuk bekerja menyetting tunggangan pembalap, sedangkan kami adalah Pit Crew termalas, yang kerjanya kesana kemari melihat-lihat dan nonton balap jarak dekat, daripada VIP karena paddock paling dekat sirkuit. Setelah lelah kesana kemari saya baru tau bahwa Umbrella girl dan Board Name Girl berlokasi di Paddock Hekekekeke. Saya jadi bisa menikmati keindahan ciptaan maha kuasa dari jarak dekat dan ternyata ada Ecchi ayo Ecchi Berjuanglah hekekekekeke ^_^.
Sehabis itu teman saya bilang “Ted itu kan Hendriansyah” kata Kiki.” ayo kita kesana ujar saya. Awalnya sih Kiki malu tapi dia juga yang ngajak yo wes saya ngikut. Saat pertama bertemu sih ada rasa sungkan Karena kami kan orang biasya. Beberapa lama Ngemeng-ngemeng bersamanya, ternyata mas Hendri itu orangnya kalem dan baik hati dengan fans gilanya ini.
Setelah ngemeng-ngemeng cukup lama timbul niat dari hati kecil saya berfoto bersamanya, ternyata eh ternyata para sesepuh sirkuit datang. Dengan terpaksa kami menjauh karena tingkatan levelnya berbeda dengan kami mereka seperti Sensei sedangkan kami hanya ecek-ecek hekekekeke.
Tapi sayang saat itu mas Hendri gak dapat juara, karena saya gak mengikuti Indo Prix dari awal cuma tau dari tim Heri Krisdianto yang kebanyakan menang. Dari sponsornya sih terlihat banyak uangnya wajar saja tim besar menang. Akan tetapi HVRRT juga hebat pemulanya selalu menang, yaitu si Yudhis.
Namun sakit hati kami terobati akhirnya dapat juga berfoto bersama mas Hendri sebelum dia berlaga di partandingan terakhirnya. Saya tak bisa banyak berfoto karena di daerah paddock mengerikan, terlalu banyak terlihat Camera SLR berkeliaran, karena saya cuman ngandelin camera dari w700i ntar malu-maluin. Ini nih foto langsung dari TKP. selamat menikmati dan jangan lupan beri comment gokeh !!!

